Wednesday, 19 October 2016

Dangdutan


Dangdutan
Ono santri blonjo keperluan Pondok, nglewati orkes dangdutan...
MC ne nyumanggakno request.
MC: Ayo siapa lagi yg mau request...???
Santri: Aku pingin request, Om...!!!
MC: Lagu opo le...???!!!
Santri: Tayamum Om... di koplo yo...!!!
MC: Ojo aneh-2... gak onok lagu judule tayamum...
Santri: Onok, Om..!!!
MC: Sing nggenah...!!!
Tak jepret senar gitar lho koen...!!!
Santri: Lagu Malaysia niku Om...
MC: Aku wes takon biduan ra onok lagu Malaysia judule tayamum... Tak sawat sandal lho koen ngko'...
Santri: Sing lirik lague... 'Engkau bagai air yg jernih'...
MC: Iku judule 'Suci dalam debu' le...!!!
Santri: SUCI DALAM DEBU lak tayamum sé Om...!!!
Gak pinter Om iki...!!!
Mangkane taa... MONDOK DISIK...!!!


Thursday, 13 October 2016

Akibat Kalah Main Judi



Akibat Kalah Main Judi

Si Memet dan teman-temannya se-komplek lagi asyik bermain judi kartu remi. Setelah bermain selama kurang lebih 30 menit, si Memet sudah kalah 3,5 juta. Memet pun syok dan sekonyong-konyong mencengkeram dadanya dan mendadak meninggal di kursinya karena serangan jantung.
Salah seorang teman si Memet melihat ke sekeliling dan bertanya, “Woyy…, diantara kalian siapa yang akan ngasih tau istrinya nih…???”
“Gimana kalau kita undi aja…. Hom-pim-pah aja lah biar gampang…” kata salah seorang yang lain.
Setelah mereka mengundi, akhirnya si Dudung-lah yang mendapat “tugas” itu. Mereka berpesan kepada Dudung agar bersikap hati-hati, berkata yang lembut dan tidak membuat keadaan menjadi lebih buruk.
Dudung pun menyanggupinya dan berjalan ke rumah si Memet. Sampai di depan rumah, Dudung mengetuk pintu dan langsung dibuka oleh istri si Memet.
“Ada perlu apa ?” kata istri si Memet.
“Suami kamu baru saja kalah bermain judi kartu sebanyak 3,5 juta…..”
“Apaaa…!!! Jangan bilang kamu kesini mau menagih uang itu yaaa…! Saya tidak akan mau bayar…!!! Enak aja…! Bilang tuh sama laki gue, MENDINGAN ELO MATI AJA…!!!”
Dudung pun berkata, “Okelah kalau begitu. Urusan menjadi selesai….”

Enam belas Agustus tahun empat lima


Di suatu sekolah dasar di kampung diadakan lomba menyanyikan lagu Hari Kemerdekaan. Ada 10 anak yang mengikuti lomba tersebut, tiba giliran peserta ke 3 yang bernama Jono, anak kecil ini naik ke panggung dengan bersemangat lalu mulai menyanyi dengan lantang:

Jono: “Enam belas Agustus tahun empat lima”.

Pak guru : “Jono, salah itu nyanyinya… Ulangi!”

Jono mulai lagi: “Enam belas Agustus tahun empat lima”

Pak guru : “Masih salah … Ini kesempatan terakhir”.

Jono: “Saya nggak salah pak, dengarin saya nyanyi dulu pak…”

Akhirnya pak guru diam dan serius mendengarkan,
Jono : “Enam belas Agustus tahun empat lima… BESOKNYA hari Kemerdekaan kita”.

pak guru : “hrrrrggg….”.

Kiasan Antara Istri Dan Selingkuhan


Kiasan Antara Istri Dan Selingkuhan
ISTERI itu ibarat TV, dan,,,
SELINGKUHAN itu ibarat HP…
Di rumah nonton TV, jalan2 bawa HP…
Tdk ada uang, nonton TV…
Banyak uang cari HP baru…
TV gak butuh pengeluaran…
Tp HP klo gak diisi pulsa ya gak bisa dipake.
TV bentuknya besar, gendut dan tua dikit…
Tapi HP biasanya imut, desain bagus dan enak dibawa ke mana2
Biaya operasional TV murah…
Tapi HP mahal banget,,
TV gak bisa disembunyikan…
HP kan bisa…
Acara TV bisa bosan…
Tapi HP gak kan…
Nonton TV biasanya dari satu sisi…
Tapi hp bisa dibolak-balik 360 derajat,,,
Tapi awasssss….!!!!!!!
HP jangan ditaro di dekat TV bisa kena radiasi

------------------------Boost Your Website-------------------------